
- Warga Kabupaten Bandung Barat panik akibat suara gemuruh misterius yang terdengar keras pada tengah malam.
- Fenomena ini dilaporkan meresahkan warga di berbagai kecamatan, dengan banyak yang merasakan getaran pada kaca dan pintu rumah mereka.
- BMKG dan PVMBG memberikan penjelasan ilmiah bahwa suara tersebut disebabkan oleh fenomena inversi suhu dan mikroseismik yang memicu getaran tanpa magnitudo besar.
Warga Kabupaten Bandung Barat dan sekitarnya baru saja dikejutkan oleh suara gemuruh misterius yang menggema cukup keras pada tengah malam, tepatnya jam 00.00 WIB, bikin semua orang panik.
Panik di Tengah Malam
Menyimak pemberitaan dari bandungkita.id pada 04/09/2026, puluhan warga dari berbagai kecamatan melaporkan dampak dari fenomena ini di linimasa Facebook.
Getaran yang ditimbulkan cukup kuat hingga meretakan ketenangan malam.
Warga Nanggerang, Lilis Ajjah, bahkan mengungkapkan bahwa getaran itu membuat kaca rumahnya bergetar ("Sampe kaca ngageubeur KA nanggerang").
Suara Misterius Terasa Luas
Senada dengan Lilis, akun Hania Dhin dan Imat Kurnia juga mengonfirmasi fenomena serupa di mana pintu rumah mereka ikut bergetar hebat.
Laporan dari warga menunjukkan kalau fenomena ini terdengar di area yang sangat luas, mulai dari Ngamprah, Pasirlangu, Ciraden, Batujajar, hingga merembet ke Kota Cimahi.
Warga Pasirlangu, Susi Smyt, menggambarkan suara yang terdengar seperti dentuman bedug atau sound system besar dari kejauhan.
Ketiadaan sumber visual di langit malam memicu berbagai spekulasi liar, mulai dari isu gempa bumi besar hingga latihan militer.
Penjelasan Ilmiah dari BMKG dan PVMBG
Kendati demikian, BMKG dan PVMBG menjelaskan bahwa ada beberapa penjelasan ilmiah terkait peristiwa serupa di Jawa Barat dalam rekam jejak teknis mereka.
Mereka mengungkapkan bahwa fenomena inversi suhu dan awan konvektif dapat menyebabkan suara dentuman merambat jauh.
Ketika ada fenomena inversi suhu di atmosfer, gelombang suara tidak menyebar ke atas, melainkan memantul kembali ke permukaan tanah, sehingga menimbulkan efek getaran pada pintu dan kaca.
BMKG dan PVMBG juga menemukan bahwa getaran fisik tanpa magnitudo besar sering dipicu oleh dislokasi batuan dangkal berskala kecil, yang mereka sebut mikroseismik.
Resonansi dari gelombang dangkal ini umumnya dapat menyebabkan getaran yang dirasakan oleh warga.
Kesimpulannya, suara misterius yang bikin geger warga ini ternyata punya penjelasan ilmiah dari BMKG dan PVMBG.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: bandungkita.id (04/09/2026)