Farhan Ajak Bandung Jadi Pusat Finansial dan Teknologi Internasional

Kontributor
Bagikan Artikel:
📌 Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berambisi menjadikan Bandung sebagai Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFI) untuk mendukung perkembangan teknologi dan investasi.
  • Farhan menyoroti potensi Bandung dalam pengembangan pusat data yang didukung oleh kondisi udara sejuk, yang dapat mengurangi biaya energi.
  • Dengan adanya ketersediaan energi dan penguatan sektor finansial, Farhan optimis bahwa Bandung dapat menarik lebih banyak investasi asing dan berperan dalam pengembangan sektor finansial nasional.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, ingin banget menjadikan Kota Bandung sebagai Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFI).

Rencana Besar Farhan

Melansir pemberitaan dari radarbandung.id pada 19/08/2026, gagasan ini disampaikan Farhan saat pertemuan di Bandung.

Menurut Farhan, penguatan sektor finansial itu penting banget untuk mendukung perkembangan teknologi dan investasi di kota ini.

Keberadaan Financial Hub di Bandung bisa menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat dan membuka peluang investasi baru.

“Gini, saya itu punya mimpi namanya Bandung sebagai Technology Hub. Nah, untuk di Technology Hub, Bandung harus menjadi Financial Hub,” ujar Farhan.

Potensi Bandung sebagai PFI

Farhan juga bilang kalau dia lagi mendorong Bandung untuk bisa jadi salah satu PFI.

Kota Bandung punya potensi besar untuk pengembangan pusat finansial dengan dukungan teknologi dan infrastruktur yang ada.

“Pak Purbaya, Pak Rosan, Pak Presiden, Bandung itu pas banget kalau dijadikan sebagai PFI,” katanya.

Farhan menyoroti pengembangan pusat data atau data center sebagai salah satu potensi.

Kondisi udara Bandung yang sejuk dapat jadi keuntungan karena bisa mengurangi kebutuhan energi untuk pendinginan.

“Kalau sampai membangun data center di Kota Bandung, itu biaya listriknya rata-rata akan lebih rendah karena udara di Kota Bandung lebih sejuk,” ujar Farhan.

Ketersediaan Energi dan Peluang Investasi

Farhan juga menambahkan bahwa data center bisa dibangun secara vertikal di kota ini.

“Peluangnya banyak sekali tempat-tempat bisa dijadikan sebagai data center vertikal di Kota Bandung,” ucapnya.

Yang menarik lagi, Farhan menyoroti ketersediaan energi di Bandung, yang jadi faktor pendukung penting.

Kota Bandung akan mendapatkan suplai listrik dari PSEL Legok Nangka dalam beberapa tahun ke depan yang bisa mendukung sektor teknologi.

Menurut Farhan, jika Bandung jadi Financial Hub, peluang menarik investasi asing bakal semakin besar.

Keberadaan sektor finansial seperti asuransi, saham, dan surat berharga dinilai bisa memperkuat ekosistem investasi di kota ini.

“Kalau Bandung sudah jadi Financial Hub, asuransi, saham, dan surat berharga lainnya, nah itu investasi asing pasti akan masuk lebih banyak,” kata Farhan.

Farhan optimis Bandung sudah siap untuk dikembangkan sebagai salah satu PFI.

Dia percaya pusat finansial nggak hanya berkembang di Jakarta dan Bali, tapi Bandung juga punya peran dalam pengembangan sektor finansial dan teknologi nasional.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: radarbandung.id (19/08/2026)
Lanjutkan membaca
Bagikan Artikel:
Bahan Post Instagram
Sedang merender card cover...